Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

L a g i saat P a g i

.Untuk mu Untuk mu Yang tak bisa kulanjutkan menyebut. Sebab angin membawa tiup Jadi sengau yang kusebut doa Pada mu Yang tak bisa kulanjutkan memandang Sebab hujan membawa hapus Jadi genang yang kusebut pinta Untuk mu Pada mu. Purnama terakhir telah   memendarkan cahaya   Jadi jingga yang menghilangkan segala. .Sementara sementara kau bertaruh, aku masih menunggu, antara diam atau menembus hujan berdiri atau mengejar kemarau menyerha atau habis dalam kealpaan semantara aku pergi kau kemudian kembali antara menyibak nyata atau merunut fatamorgana membara atau mengulam beku mati atau hidup tanpa memiliki sementara masih  sementara kembali .Dekat Pagi dan rindu yang kau sampaikan, di cawan mana harus kuletakkan. segala yang telah dipecahkan semua yang telah dihancurkan. berlalu mencari menemu rindu pundah-pundak yang pada dekat kau pilih abai pada jauh meminta kembali cinta mengetuk ...