.Untuk mu
Untuk mu
Yang tak bisa
kulanjutkan menyebut.
Sebab angin membawa
tiup
Jadi sengau yang kusebut
doa
Pada mu
Yang tak bisa
kulanjutkan memandang
Sebab hujan membawa
hapus
Jadi genang yang kusebut
pinta
Untuk mu
Pada mu.
Purnama terakhir
telah memendarkan cahaya
Jadi jingga yang menghilangkan segala.
.Sementara
sementara kau bertaruh,
aku masih menunggu,
antara diam atau
menembus hujan
berdiri atau mengejar kemarau
berdiri atau mengejar kemarau
menyerha atau habis dalam kealpaan
semantara aku pergi
kau kemudian kembali
antara menyibak nyata atau merunut fatamorgana
membara atau mengulam beku
mati atau hidup tanpa memiliki
sementara masih
sementara kembali
.Dekat
Pagi dan rindu yang kau
sampaikan,
di cawan mana harus kuletakkan.
segala yang telah dipecahkan
semua yang telah dihancurkan.
berlalu mencari menemu rindu
di cawan mana harus kuletakkan.
segala yang telah dipecahkan
semua yang telah dihancurkan.
berlalu mencari menemu rindu
pundah-pundak yang pada dekat kau pilih abai
pada jauh meminta kembali
cinta mengetuk meminta
diam mengusir membawa pergi
tidak pernah kembali
Komentar
Posting Komentar