Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

My All : From Jane

Aku adalah apa-apa yang ka u lihat saat pertama kali datang di sebuah negeri asing. Sebagai orang yang masing-masing asing. Menjadi pertama dan kedua dalam huni. Sebagai kakak, kau awalnya memanggilku. Hal yang selanjutnya membuatku butuh waktu begitu panjang -juga sakit yang begitu kembang, untuk menyadari bahwa aku mencintaimu. Doja! ... Itu adalah sebuah masa, dimana kita sama-sama masih remaja. Melewati masa yang benar-benar sulit, yang cukup ingusan untuk sekadar membahas cinta. Seperti saat pertama kali kau datang, gelap dan kurus, untungnya bukan gelandangan. Dengan tas punggung yang besar, menenggelamkan kepalamu. Saat itu, aku tidak yakin bahwa kau akan baik dalam segala hal, seperti kata orang-orang. Orang-orang yang membuatku menunggu kakimu bergerak, melunaskan hutang penasaranku padamu. Benar. Kau punya kaki panjang yang kuat menghentak. Tegas. Saat itu, aku sadar, aku tidak akan baik-baik saja. ... Ada debar yang tidak wajar, kemudian menjadi keharusan yang muncu...

miss ; rindu -dalam bahasanya

Ada langit jingga terbelah, di atas atap tempatmu pernah hidup teduh. Menyalakan lilin, menggelar makan malam. Dengan cahaya bintang rebah di pangkuanmu, nya, nya, dan nya yang entah kenapa, hanya salah satu akhirnya kau jadikan rindu. -tunggu, aku ingin tertawa. Kau, seandainya memang sedang jatuh cinta, lalu mengandung rindu dalam dadamu, padanya -si suara bayi itu. Apa kau tidak pernah berpikir, berapa orang yang telah menggigil melihat tanda-tanda yang kau buat dengannya. Seperti merah ceri, yang membuat orang-orang tiba nyeri. Membuat orang-orang jadi lihai berandai andai. Lalu, mengubah pendar siluet jadi caya, menggambar wajahnya. Wah, kali ini kau sakit jantung harusnya. "Dunia terlalu sempit untuk mewakili segala sesuatu." Katamu. Segala sesuatu? Apa itu perasaanmu? Yang kau sembunyikan di setiap celah bumi, tapi seekor gajah pun mampu mengendusnya. Kau bersembunyi dari perasaan cinta, yang aromanya telah tercium jauh di Alaska. Entah siapa pernah tinggal dis...