Langsung ke konten utama

Kepada Pengembara : yang meninggalkan tanda tanya

image source

Aku telah mengabari pada apa-apa yang pergi,
pada siapa yang menyisakan aroma tubuhnya di dekat jendela,
pada bagaimana yang telah menumpahkan tanda tanya tanpa sepenggal jawaban
tentang apa-apa yang telah kubawa bersama siapa yang menghabiskan ribuan tanya tentang bagaimana.

Pupus.

Yang kupelajari dibait-bait yang memenuhi tempat tidur, meja makan, dapur, kamar mandi, jalanan, juga matamu, sirna bersama apa-apa yang telah dicuri siapa.
Lagi-lagi tentang bagaimana sepasang tangan yang telah mengambil, sedangkan jemarinya begitu lekat denganku.

Taksa.

Kupaksakan segala yang bersembunyi untuk keluar, di pagi hari, siang, sore, malam, dan di tengah larut yang menyimpan pekat. Untuk menemukan apa-apa yang telah ditinggalkan siapa. Masih tentang bagaimana dia pergi sedangkan kakinya tak beranjak dari menapaki permukaan hati.

Sangsi.
Tanpa saksi, bagaimana aku menemukan siapa yang telah memberiku apa-apa sekaligus mengambilnya.
Kamu, cinta dan luka, tak berbicara.
Hanya itu, tak usah lagi bertanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apresiasi Diri (Self Reward)

Self Reward Saya kadang berpikir kenapa harus memberikan penghargaan pada diri sendiri? Apakah itu penting? Apakah membantu? Apakah berpengaruh? Sementara kepala saya selama ini terlanjur percaya bahwa penghargaan itu akan lebih baik jika diberikan oleh orang lain. Sebab orang lain tentu punya standar dan validasinya masing-masing dalam memberikan apresiasi. Dan bukankah standar dan validasi itu yang akhirnya menjadikan penghargaan itu 'berharga'? Untuk diri saya, Kira-kira begitu.  Tapi ternyata saya salah. Saya tidak harus menunggu orang lain mengapresiasi pencapaian saya; untuk memberi selamat atas segala cerita sukses yang saya raih, untuk hal-hal sederhana yang saya selesaikan. Sebab orang lain tidak selalu memahami setiap usaha yang saya lalui, tidak selalu mengerti proses yang saya lewati. Itu kenapa ketika saya menunggu orang lain untuk mengapresiasi, sama saja dengan menunggu ketidakpastian. Sebab kebanyakan orang hanya melihat hasil, bukan proses. Bisa jadi, apresiasi...

WISMA UM (Mengenal Lebih Dalam Seluk Beluk Asrama Putri PPG UM)

ASRAMA PUTRI PPG UM Sebelas bulan tidak terasa, tiba-tiba sudah harus pulang saja. Rasanya baru kemarin tiba di tempat ini, melakukan check in di lobby , berbicara dengan ibu satpam, menerima kunci kamar, mendapat bonus gayung dan peralatan makan. Baru kemarin pula rasanya, tangan ini membuka pintu kamar, melihat kamar baru yang akan kami tinggali, lengkap dengan perabotannya yang berbahan kayu jati -kasur, lemari, meja belajar dan kursi. Baru semalam rasanya,  memasukan baju dan menatanya ke dalam lemari, menyusun beberapa buku di atas meja, membuka selimut baru yang disedikan pihak LP3, dan bertukar beberapa sprei dengan tetangga kamar. Baru semalam, iya, rasanya baru semalam perkenalan itu dimulai, tapi hari ini sudah harus pulang. Waktu memang begitu cepat berlalu, dan purnama kesebelas mengantarkan kami pada perpisahan yang cukup mengharukan. Tapi, semoga rasa kekeluargaan kami tidak akan pernah luntur. Sebelum pulang, sebelum sibuk dengan segala aktivitas baru, ...

Dunia : ikan, teman-teman, dan cinta

Dunia "Apa aku harus membawakanmu dunia? Agar kau..." "Jangan berandai-andai. Sedangkan di dunia yang kecil ini, kau hanya menumpang. Jangan menawarkan sesuatu yang lebih besar dari genggamanmu. Itu membuatmu semakin kecil." "Aku hanya ingin membuktikan bahwa..." "Maka tidak pernah ada bukti berwujud kata-kata. Itu hanya alibi." "Kau selalu membunuh kalimatku, bahkan sebelum aku menyudahinya." "Itu lebih baik, daripada kau yang membunuhku, dengan harapan palsu." "Kau aneh." "Aku hanya manusia yang memiliki nenek moyang di zaman batu, dan memegang teguh apa yang telah mereka berikan." "Apa?" "Hati yang batu!" "Kau tidak pantas hidup di dunia." "Aku juga tak menghendakinya. Dunia!" ikan Ada lelucon tentang nama-nama ikan, dan manusia tertawa. Aku tidak, sebab ikan tidak pantas untuk ditertawakan. Ia bukan badut, bukan kau yang hanya ingin membual denga...