Mencintai dalam diam
Aku hanya butuh menikmatinya.
Seperti jatuhnya hujan,
yang memberi basah
dan meninggalkan keruh dalam genangan
Aku tak pernah mengusir
Biarkan turun
Biarkan datang
Jika sudah reda,
Barangkali ada sisa sejuk yang menguasa
Menumbuhkan kedamaian.
Mencintai dalam diam
Aku hanya butuh mengabaikannya.
Seperti terik di sisi kemarau,
yang menyisakan retak di lapangnya belukar
juga kering di permukaan danau
Aku tak pernah mengutuk.
Biarkan singgah
Biarkan saja menggenapi musim
Jika sudah surut,
Ia menyembulkan kembang di pucuk pohon
Menerbitkan keyakinan.
Mencintai dalam diam
Aku hanya butuh menyimpannya.
Sendiri
Mengalir di dekat telaga hati yang bening.
Tenang
Mengikuti arus yang selalu bertaut pada muara.
Akhirnya akan indah jua
Akhirnya akan manis juga
Mencintai dalam diam
Aku tak harus membisu
Lewat sajak aku bisa berseru
Meski tak pernah dipahaminya.
Mencintai dalam diam
Siapa bilang tidak nikmat?
Saat ku seduh rindu dalam malam sepi,
Akulah yang paling bahagia.
Sebab esok, cintaku lebih besar lagi.
Mencintai dalam diam
Apa kau tau?
Dalam doa, aku tak pernah se diam itu.
Mencintai dalam diam.
Ya, anggap saja diam.
Tapi tetap saja,
Nanti kau harus jadi jodohku.
Harus.
Mencintai dalam diam,
Ah..aku tetap bahagia.
wowwwww.... asekk tuhhhh bah heheh
BalasHapuswowwwww.... asekk tuhhhh bah heheh
BalasHapus